Kode lokasi Rapi,Biller tidak
bingung bekerja ..
Tips ini diutamakan untuk biller baru,mujarab juga buat
biller lama yang masih pusing dengan urutan kerjanya..yang belum terencana..
ilustrasi masalah :
sejak diterapkan nya jadwal baca petugas,perhari perkolok Di
Rayon Blambangan Umpu ditemukan kendala kendala sebagai berikut:
Berikut ini kami bagikan salah satu solusi sederhana untuk
masalah masalah diatas,bila diterapkan secara teratur mudah mudahan ,membantu..
Pertama
memahami lokasi baca dan
jumlah pelangganyang diberikan
setiap petugas biller akan dibagikan lokasi atau daerah baca
dan jumlah pelanggan yang wajib dibaca ,tugas seorang biller adalah memahami dengan sebenarnya rute
dari daerah baca tersebut,karena daerah inilah yang nantinya akan dikunjungi
berulang ulang ,bahkan bisa sampai 3 kali perbulan pada satu kode lokasi
tertentu,yakni,saat baca meter,saat sampling,dan saat penagihan preventif juga korektif ,memahami lokasi baca dan jumlah pelanggan masing masing
adalah sangat penting bagi seorang
biller agar bisa mengatur pekerjaan selanjutnya
Kedua
membentuk kode lokasi
daerah baca yang diberikan dan telah difahami,selanjutnya
akan dbentuk sendiri oleh seorang biller menjadi beberapa bagian yang dikenal
dengan istilah Kode Lokasi (kolok) ,pembagian ini sebaiknya disesuaikan dengan
jumlah hari baca,contohnya untuk Rayon
Blambangan Umpu ada 7 hari baca,nah seorang biller BBU sebaiknya membagi jumlah pelanggan yang
ada dengan 7 hari kerja tersebut
contoh :
Jonsyah mendapatkan kuota bacaan 1540 pelanggan Dalam 7 hari
baca
Perhari Jonsyah harus
punya 1 kode lokasi dengan jumlah pelanggan 1540 : 7 = 220 pelanggan
Berikut langkah langkah membentuk kode lokasi tersebut :
Dibulan pertama baca pada biller baru atau diawal menerapkan
tips ini bagi biller lama
1. Dari lokasi baca Tentukan titik awal dimana akan
mulai membaca
2. Mulailah membaca dengan berurutan,jika menemukan
yang tidak bisa di baca manual online
kan saja,upayakan dibulan pertama ini jangan sampai ada pelanggan yang
terlewatkan demi rapi nya kode lokasi kedepannya
3. Setelah hasil baca mencapai 220 pelanggan
,berhentilah membaca walaupun waktu masih tersisa,dan masih sangat mampu untuk
melanjutkan bacaan.
4. Uploat stand an foto hasil baca
5.
Lalu mintalah koordinator atau staff
verifikator untuk membentuk satu kode
lokasi dari bacaan hari pertama tersebut
6.
Hari kedua ,ketiga,keempat,kelima,keenam,dan
ketujuh juga harus tetap menerapkan
langkah langkah diatas, ( Lakukan seterusnya sampai hari ketujuh dan pastikan semua pelanggan terbaca pada bulan
pertama ini )
7.
koordinator atau staff verifikator akan mencatat dalam agenda kerjanya untuk
membentuk kode lokasi sesuai urut baca anda setelah baca meter usai atau
sekitar tanggal 1-5 nya
8. Ketuju kode lokasi anda selesai dibentuk,bulan kedua
anda sudah mulai merasakan manfaatnya.
Keunggulan Tips ini :
~
Seorang biller
baru tidak perlu lagi mencatat RBM nya secara manual seperti dulu,karena
dengan memanfaatkan fitur yang ada di APPLampung sembari membaca meter biller sudah dapat membentuk RBM nya.
~
Petugas bisa menghemat baterai karena setelah
download,semua data pelanggan bisa
dipanggil secara offline
~
Dan berbagai kemudahan lain yang bisa dirasakan
langsung oleh biller bersangkutan.
~Gagal
Merencanakan,berarti merencanakan kegagalan~
Terimakasih tips nyaa..
BalasHapus